Speeches for Inquiring Mind

Icon

Islam itu Mudah, Islam Itu Indah, Islam itu Sempurna…

Renungan Penjinak Bom

10 orang ahli penjinak Bom ditugaskan menjinakkan bom yang dapat berpotensi dapat meledakkan seluruh dunia ini.
10 orang penjinak bom tersebut berasal dari Lulusan Sekolah penjinak Bom Terakhir paling canggih di dunia.
Sekolah tersebut telah mengajarkan cara menjinakkan bom dari yang paling canggih sampai yang paling sederhana dan sudah terbukti ampuh.
Buku Referensi utama sekolah tersebut adalah satu buku yang berjudul “Bagaimana agar kita tetap Selamat”. Di buku tersebut tercantum jelas semua informasi tentang BOM.

Selain buku referensi, sekolah tersebut memiliki guru ahli, guru ahli ini menjelaskan apa2 yang ada di dalam Buku referensi tersebut dalam bentuk Contoh kasus2 yang dia alami ketika dia menjinakkan bom dimana-mana.

Karena sekolah mereka adalah sekolah terbaik, maka terpilihlah 10 lulusan sekolah tersebut ditugaskan untuk menyelesaikan tugas yang beresiko tinggi ini.

Tapi Walaupun 10 orang tersebut berasal dari sekolah yang sama-sama, karakter dan pemikiran mereka berbeda-beda. Coba perhatikan karakter mereka dan mana yang akan dapat menyelamatkan dunia dan mana yang akan menghancurkan dunia..

Orang ke-1 :

Tidak percaya sama Guru ahli hanya percaya sama buku referensi, dia berbendapat bahwa omongan guru tersebut belum tentu bisa dipercaya.

Orang Ke-2 :

Buku petunjuk yang ada, kurang update dan detail, harus dipelajari, direnungkan, dan patut dipertanyakan dan coba2 melihat bom tersebut dari sudut pandang yang lain. Kalo perlu dibuat ulang penafsirannya. Duh padahal waktu sudah terbatas…Bom mau meledak.

Orang Ke-3 :

Tidak percaya sama Buku dan Guru, Malahan pake referensi buku2 dan guru dari sumber lain yang jelas tidak direkomendasikan oleh buku dari sekolah tersebut.

Orang Ke-4 :

Tidak perlu ikuti Buku dan Guru, pokoknya yang penting tujuannya baik, yaitu menjinakkan bom dan menjadi pahlawan.

Orang Ke-5 :

Mengajak semua penghuni gedung mencari BOM bersama-sama dan menjinakkan bersama-sama

Orang Ke-6 :

Mengajak semua penghuni gedung berdoa bersama-sama supaya selamat dari Bom,
lupakan Buku Referensi dan Nasihat Guru.

Orang Ke-7 :

Lulus pas2an

Orang Ke-8

Pada serius amat, mau jinakkan bom kok repot2 banget.

Orang Ke-9 :

Mengajak Orang ke-1 sampai ke-10 untuk saling bersama, mengerti dan bertoleransi, menjinakkan bom tuh gak penting, yang
penting semua orang sehati

Orang ke-10 :

Tanpa banyak cincong dia mengikuti prosedur yang ada dibuku dan menjalankan semua nasehat Gurunya.

Dari 10 orang tersebut mana yang anda percayai dapat menjinakkan Bom ?

Filed under: Renungan...

Tertawa terus sampai mati

Kita memang senang Hiburan

Manusia dasarnya amat suka bersenang-senang
Senang hal lucu dan Senang Humor

Orang yang populer adalah orang yang suka melucu dan humoris
Orang yang humoris sering lebih dihormati dan dihargai
Liat2 kemana2 banyak orang yang suka melucu
Bahkan Dari jaman dulu orang senang melihat hal2 yang lucu,
yang membuat mereka tertawa
Nonton panggung wayang kulit, lenong pasti yang ditunggu tokoh lucunya.
Jaman sekarang, cara membuat orang tertawa makin bermacam-macam
bahkan ada pelajarannya.
Coba liat Buku2, TV, dan memdia lainnya hampir semua acara menggiring kita untuk membuat kita terhibur (baca : tertawa)

Bahkan da’i yang populer harus menghibur dan lucu agar diterima masyarakat.
Kalo gak lucu, biasanya gak populer bahkan kadang da’i tersebut dibilang ekstrim.
Oke sekarang renungan Mode-> On

Kenapa kita mesti tertawa ?
Agar kita terhibur ?
Kenapa kita mesti terhibur ?
Agar kita melupakan masalah2 yang ada ?
Coba ingat2 acara hiburan apa yang membuat…
Kita ambil sample acara Empat Mata nya Tukul..
Coba sebutkan manfaat menonton acara itu buat kehidupan kita

Ada banyak yang bilang…
“Masak sih kita harus serius terus, sekali-kali santai dong..”
atau
“Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang.”

Tapi  kita mesti bertanya lagi
Sekarang timbang2 lagi apakah kita BERLEBIHAN menghabiskan waktu untuk hiburan ?
Apakah setelah terhibur nonton yang lucu2, kita akan menjadi lebih semangat untuk beribadah ??
Ingat hidup kita singkat,
2 jam yang telah kita sia2kan nonton Tukul yang konsep isi acaranya mentertawakan orang itu
gak bakal kembali lagi alias hilang selama-lamanya.
Umur kita yang terbatas ini sudah berkurang 2 jam untuk suatu hiburan yang ‘bermanfaat’.
dan ingat detik demi detik dari hidup kita semua akan dipertanggungjawabkan nanti di akhirat.

Oleh karena itu, jangan sia2kan waktu..

Sampai kapan kita mau isi waktu kita dengan Hiburan ??

Humor sih gak salah
Rasul kita pernah beberapa kali memberikan humor, bedanya
humor beliau mengandung pelajaran dan nasehat yang bermanfaat buat umatnya.
Memang tidak ada yang sia2 yang datang dari rasul.,

Tapi sekali kali janganlah berlebihan

Filed under: Renungan...

Masih dukung Ahmadiyah ?

Buat Saudara dan sahabat yang mendukung berdirinya ahmadiyah..!!
Silakan baca ringkasan dibawah ini sebelum berbuat
Pikirkan dalam2 apakah yang anda lakukan benar
Silakan nilai sendiri…
Jangan salah pilih karena hasilnya pilihannya cuma ada 2 surga dan neraka
Pikirkan baik2 sebelum menyesal…..

Ringkasan kesesatan Ahmadiyah

Dari hasil penelitian LPPI (Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam) ditemukan butir-butir kesesatan dan penyimpangan Ahmadiyah ditinjau dari ajaran Islam yang sebenarnya. Butir-butir kesesatan dan penyimpangan itu bisa diringkas sebagai berikut:

1.   Ahmadiyah Qadyan berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmad dari India itu adalah nabi dan rasul. Siapa saja yang tidak mempercayainya adalah kafir dan murtad.

2.  Ahmadiyah Qadyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci “Tadzkirah”.

3.  Kitab suci “Tadzkirah”adalah kumpulan “wahyu” yang diturunkan “Tuhan” kepada “Nabi Mirza Ghulam Ahmad” yang kesuciannya sama dengan Kitab Suci Al-Qur’an dan kitab-kitab suci yang lain seperti; Taurat, Zabur dan Injil, karena sama-sama wahyu dari Tuhan.

4.   Orang Ahmadiyah mempunyai tempat suci sendiri untuk melakukan ibadah haji yaitu Rabwah dan Qadyan di India. Mereka mengatakan: “Alangkah celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam Haji Akbar ke Qadyan. Haji ke Makkah tanpa haji ke Qadyan adalah haji yang kering lagi kasar”. Dan selama hidupnya “Nabi” Mirza Ghulam Ahmad tidak pernah pergi haji ke Makkah.

5.  Orang Ahmadiyah mempunyai perhitungan tanggal, bulan dan tahun sendiri. Nama-nama bulan Ahmadiyah adalah: 1. Suluh 2. Tabligh 3. Aman 4. Syahadah 5. Hijrah 6. Ihsan 7. Wafa  8. Zuhur  9. Tabuk 10. Ikha’ 11. Nubuwah  12. Fatah. Sedang tahunnya adalah Hijri Syamsi yang biasa mereka singkat dengan HS. Dan tahun Ahmadiyah saat penelitian ini dibuat 1994M/ 1414H adalah tahun 1373 HS. Kewajiban menggunakan tanggal, bulan, dan tahun Ahmadiyah tersendiri tersebut di atas adalah perintah khalifah Ahmadiyah yang kedua yaitu: Basyiruddin Mahmud Ahmad.

6.  Berdasarkan firman “Tuhan” yang diterima oleh “Nabi” dan “Rasul” Ahmadiyah yang terdapat dalam kitab suci “Tadzkirah” yang berbunyi:

Artinya: “Dialah Tuhan yang mengutus Rasulnya “Mirza Ghulam Ahmad” dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya atas segala agama-agama semuanya. (kitab suci Tadzkirah hal. 621).

Menunjukkan BAHWA AHMADIYAH BUKAN SUATU ALIRAN DALAM ISLAM, TETAPI MERUPAKAN SUATU AGAMA YANG HARUS DIMENANGKAN TERHADAP SEMUA AGAMA-AGAMA LAINNYA TERMASUK AGAMA ISLAM.

7.  Secara ringkas, Ahmadiyah mempunyai nabi dan rasul sendiri, kitab suci sendiri, tanggal, bulan  dan tahun sendiri, tempat untuk haji sendiri serta khalifah sendiri yang sekarang khalifah yang ke 4 yang bermarkas di London Inggris bernama: Thahir Ahmad. Semua anggota Ahmadiyah di seluruh dunia wajib tunduk dan taat tanpa reserve kepada perintah dia. Orang di luar Ahmadiyah adalah kafir, sedang wanita Ahmadiyah haram dikawini laki-laki di luar Ahmadiyah. Orang yang tidak mau menerima Ahmadiyah tentu mengalami kehancuran.

8.  Berdasarkan “ayat-ayat” kitab suci Ahmadiyah “Tadzkirah”. Bahwa tugas dan fungsi Nabi Muhammad saw sebagai Nabi dan Rasul yang dijelaskan oleh kitab suci umat Islam Al Qur’an, dibatalkan dan diganti oleh “nabi” orang Ahmadiyah, Mirza Ghulam Ahmad.

Untuk lebih jelasnya, mari kita perhatikan bunyi kitab suci Ahmadiyah “Tadzkirah” yang dikutip di bawah ini:

8.1. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:
Artinya: “Sesungguhnya kami telah menurunkan kitab suci “Tadzkirah” ini dekat dengan Qadian-India. Dan dengan kebenaran kami menurunkannya dan dengan kebenaran dia turun”. (Kitab Suci Tadzkirah hal.637).

8.2. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:
Artinya: ”Katakanlah –wahai Mirza Ghulan Ahmad- “Jika kamu benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku”. (Kitab Suci Tadzkirah hal.630)

8.3. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:

Artinya: “Dan kami tidak mengutus engkau –wahai Mirza Ghulam Ahmad- kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam”. (Kitab Suci Tadzkirah hal.634)

8.4. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:

Artinya: “Katakan wahai Mirza Ghulam Ahmad” – Se sungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, hanya diberi wahyu kepadaKu”. (Kitab Suci Tadzkirah hal.633).

8.5. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:

Artinya: “Sesungghnya kami telah memberikan kepadamu “wahai Mirza Ghulam Ahmad” kebaikan yang banyak.” (Kitab Suci Tadzkirah hal.652)

8.6. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah”:

Artinya: “Sesungguhnya kami telah menjadikan engkau -wahai Mirza Ghulam ahmad– imam bagi seluruh manusia”. (Kitab Suci Tadzkirah hal.630 )

8.7. Firman “Tuhan” dalam Kitab Suci “Tadzkirah” :

Artinya: Oh, Pemimpin sempurna, engkau –wahai Mirza Ghulam Ahmad– seorang dari rasul–rasul, yang menempuh jalan betul, diutus oleh Yang Maha Kuasa, Yang Rahim”. [1]

8.8. Dan masih banyak lagi ayat–ayat kitab suci Al-Qur’an yang dibajaknya. Ayat–ayat kitab suci Ahmadiyah “Tadzkirah” yang dikutip di atas, adalah penodaan dan bajakan–bajakan dari kitab suci Ummat Islam, Al-Qur’an. Sedang Mirza Ghulam Ahmad mengaku pada ummatnya (orang Ahmadiyah), bahwa ayat–ayat tersebut adalah wahyu yang dia terima dari “Tuhannya” di India.

Dasar Hukum untuk Pelarangan Ahmadiyah di Indonesia

1.  Undang-undang No.5 Th.1969 tentang Pencegahan Penyalah Gunaan dan/atau Penodaan Agama menyebutkan;

1.Pasal 1: Setiap orang dilarang dengan sengaja dimuka umum menceriterakan, menganjurkaan atau mengusahakan dukungan umum, untuk melakukan penafsiran tentang sesuatu agama yang dianut di Indonesia atau melakukan kegiatan keagamaan yang menyerupai  kegiatan-kegiatan keagamaan dari agama itu : penafsiran dan kegiatan mana menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama itu.

2.Pasal 4: Pada Kitab Undang–Undang Hukum Pidana diadakan pasal baru   yang berbunyi sbb. : PASAL 56 a : Dipidana dengan Pidana penjara selama–lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan: a. yang pokoknya bersifat permusuhan. Penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama di Indonesia. (hal. 87-88)

3.  Majelis Ulama Indonesia telah memberikan fatwa bahwa ajaran Ahmadiyah Qadyan sesat menyesatkan dan berada di luar Islam.

4.  Surat Edaran Dirjen Bimas Islam dan Urusan Haji Nomor D/BA.01/3099 /84 tanggal 20 September 1984, a.l. :

2. Pengkajian terhadap aliran Ahmadiyah menghasilkan bahwa Ahmadiyah Qadyan dianggap menyimpang dari Islam karena mempercayai Mirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, sehingga mereka percaya bahwa Nabi Muhammad bukan nabi terakhir.

3.                    Berdasarkan pertimbangan tersebut di atas kiranya perlu dijaga agar kegiatan jemaat Ahmadiyah Indonesia (Ahmadiyah Qadyan) tidak menyebarluaskan fahamnya di luar pemeluknya agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat beragama dan mengganggu kerukunan kehidupan beragama.

Sikap Negara-negara Islam dan Organisasi Islam Internasional terhadap Ahmadiyah

1.  Malaysia telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Malaysia sejak tanggal 18 Juni 1975.

2.  Brunei Darus Salam juga telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh NegaraBrunei Darus Salam.

3. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adalah kafir dan tidak boleh pergi haji ke Makkah.

4. Pemerintah Pakistan telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah golongan minoritas non muslim.

5.  Rabithah ‘Alam Islamy yang berkedudukan di Makkah telah mengeluarkam fatwa bahwa Ahmadiyah adalah kafir dan keluar dari Islam.

Filed under: Referensi , , ,

Iman dan Ilmu (1)

Ada orang yang beriman, tunduk dan taat tapi tidak berdasarkan berdasarkan ilmu yang benar

Tapi ada orang yang berilmu, cerdas dan memiliki logika luar biasa tapi sama sekali Tidak Beriman

Dimana Posisi anda ?

Sebaik-baiknya orang adalah orang yang beriman berdasarkan ilmu yang benar….!

Filed under: Renungan...

Dialog Hukum Islam

Mas Asri dan Mbak Sri terlibat dialog.

Mbak Sri: Betulkah dalam hukum Islam, pencuri dipotong tangannya?
Mas Asri: NA’AM (iya)

Mbak Sri: Betulkah suami atau isteri yang berselingkuh dirajam?
Mas Asri: SHAH (betul)

Mbak Sri: Betulkah pembunuh dihukum mati?
Mas Asri: BALAA (tentu)

Mbak Sri: Kalau begitu dimana-mana akan kita lihat orang-orang berjalan nggak punya tangan, anak-anak kehilangan ayah atau ibu karena dirajam dan setiap hari ada orang dieksekusi mati.

Mas Asri: Koq gitu?

Mbak Sri: Setiap hari kan banyak orang yang mencuri, selingkuh dan membunuh.
Mas Asri: Sekarang kan belum berlaku hukum Islam, mbak.

…………………………………………………….

(dikutip dari artikel “Muslim Awam menekuk Intelek Liberal”-2005)

Filed under: Renungan...

Categories

Blog Stats

  • 514 hits

Top Clicks

  • None

“Hari inilah Kusempurnakan agamamu ini untuk kamu sekalian dengan Kucukupkan NikmatKu kepada kamu, dan yang Kusukai Islam inilah menjadi agama kamu.” (Qur’an, 5: 3)

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Alloh …”(Al-An’am : 116)

 

June 2008
M T W T F S S
    Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30